Risiko Perut Buncit Untuk Wanita

Risiko Perut Buncit Untuk WanitaPerut buncit merupakan problema yang kerap dialami oleh semua orang, baik kaum pria, maupun pada kaum wanita. Perut buncit bagi wanita sangat mengganggu penampilan. Hal ini mungkin bisa saja diatasi dengan berpakaian yang longgar, sehingga perut buncit tidak terlihat. Namun tentunya, jika perut buncit dibiarkan terlalu lama bisa menimbulkan risiko yang berbahaya. Lantas bagaimana Risiko Perut Buncit Untuk Wanita? Baca ulasan selengkapnya berikut ini!

Risiko Perut Buncit Untuk Wanita

Perut buncit, yang juga dikenal sebagai obesitas sentral (central obesity), merupakan akumulasi lemak di perut yang mengakibatkan peningkatan ukuran perut dan daerah di sekitar pinggang. Obesitas sentral telah lama terbukti memiliki kaitan dengan munculnya berbagai masalah kesehatan. Lantas, apa yang menyebabkan terjadinya obesitas sentral ini?
Lemak Visceral Pada Perut Buncit

Lemak dalam tubuh terbagi dalam dua jenis. Ada lemak subkutan, lapisan lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Kemudian ada juga lemak visceral yang juga disebut lemak intra abdominal, yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut buncit Anda. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah, sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Apa Penyebab Timbunan Lemak Visceral di Perut?
Berikut ini beberapa faktor penyebab menumpuknya lemak di perut Anda:

  • Faktor genetik
  • Kebiasaan konsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi
  • Konsumsi lemak jenuh berlebih
  • Kurang olahraga dan aktivitas fisik
  • Stres, dan sebaginya

Risiko Kesehatan Akibat Perut Buncit
Obesitas sentral sendiri sebenarnya dikategorikan sebagai penyakit yang memberikan banyak dampak negatif, baik bagi kesehatan fisik hingga psikologis Anda. Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diakibatkan oleh obesitas sentral.

  • Kematian Dini
    Menurut Centers for Disease Control (CDC), sekitar 300.000 kematian per tahun di Amerika diperkirakan terjadi berkaitan dengan obesitas. Orang yang mengalami obesitas memiliki 50-100% peningkatan risiko kematian dini dibandingkan dengan orang dengan berat badan yang sehat.
  • Penyakit Jantung
    Risiko serangan jantung, gagal jantung, kematian mendadak, ataupun nyeri dada akibat penyakit jantung meningkat pada orang yang kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas. Obesitas juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang tinggi, dan penurunan kolesterol HDL (kolesterol baik).

Cegah Penyakit Jantung dan Turunkan Kolesterol Anda Di Sini!

  • Stroke
    Aterosklerosis, atau penyempitan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pembekuan darah, adalah kondisi yang mengawali banyak kasus stroke. Aterosklerosis dipicu oleh tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan kurang olahraga. Obesitas juga dikaitkan dengan diet atau pola makan yang tinggi lemak, meningkatnya tekanan darah, dan kurang olahraga. Jadi obesitas sekarang dianggap sebagai faktor risiko sekunder yang dapat mengakibatkan stroke.
  • Diabetes Tipe 2
    Kenaikan berat badan sebesar 5 – 10 kg dari berat badan yang sehat akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 sebesar dua kali lipat daripada orang yang tidak mengalami kelebihan berat badan. Lebih dari 80 persen penderita diabetes diketahui mengalami kelebihan berat badan ataupun obesitas.

Nah berikut ini adalah beberapa cara mencegah perut buncit:

  1. Hentikan ngemil
    Suka ngemil membuat perut semakin buncit. Jadi pelan-pelan coba kurangi kebiasaan ngemil sampai benar-benar bisa menghentikannya. Atau, pilih camilan yang lebih menyehatkan seperti buah-buahan segar daripada keripik yang rasanya asin.
  2. Olahraga yang rutin dan teratur
    Tidak perlu pergi ke pusat kebugaran jika ingin berolahraga. Anda bisa melakukannya di rumah. Olahraga yang dilakukan untuk meratakan perut buncit pun bukan sit up, melainkan gerakan seperti mengayunkan kapak saat memotong kayu. Bedanya, Anda cukup menggunakan bantal dan mengayunkannya dengan keras ke arah lantai.
  3. Temukan keseimbangan
    Tahukah Anda, berdiri dengan satu kaki mampu membuat otot dalam tubuh menjadi lebih kuat. Jadi ketika melakukan aktivitas fisik, coba lakukan dengan satu kaki dan temukan keseimbangan secara sempurna demi meratakan perut yang buncit.

Demikianlah penyebab perut buncit, risiko perut buncit bagi kesehatan beserta cara mencegahnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda ya!