Cara Meratakan Perut Buncit Untuk Wanita Secara Alami

Cara Meratakan Perut Buncit Untuk Wanita Secara AlamiProblem terbesar bagi hampir sebagian besar orang adalah perut yang buncit. Perut buncit bisa terjadi baik pada pria maupun wanita lho! Perut memang salah satu tempat strategis untuk lemak bertumpuk. Palagi jika kita malas berolahraga dan malas bergerak, seolah lemak itu malah semakin betah dan semakin sering mengundak lemak lemak lainnya. Apalagi bagi wanita yang selalu menomorsatukan penampilannya. Alangkah baiknya jika kamu selalu rajin menjaga penampilan dengan meratakan perut buncitmu. Nah ini dia Cara Meratakan Perut Buncit Untuk Wanita Secara Alami yang bisa kamu ikuti!

Cara Meratakan Perut Buncit Untuk Wanita Secara Alami

Ada begitu banyak cara diet yang tersebar di media, baik cetak maupun elektronik. Cara diet tersebut pun berbagai macam, mulai dari cara diet alami sampai cara diet yang menggunakan obat obatan pelangsing. Nah pilihlah cara diet yang efektif, alami, dan tentunya aman untuk kesehatanmu. Berikut ini adalah beberapa jenis diet untuk meratakan perut buncit secara alami yang dilansir dari laman web catatanseorangahligiz.com, yuk simak ulasan di bawah ini!

1. Diet rendah indeks glikemik

Dalam teori pemilihan makanan dengan mempertimbangkan indeks glikemik (IG), dampak diet glikmik dapat mencegah fluktuasi gula darah. Makanan yang berserat memiliki indeks glikemik rendah (<55), semakin rendah IG suatu makanan maka akan semakin lama makanan tersebut dicerna oleh pencernaan anda. IG yang rendah akan membuat anda merasakan rasa kenyang yang panjang, oleh karena itu pilihlah makanan yang memiliki IG rendah, mengganti sarapan dengan roti gandum putih, mengisi brunch dengan salad buah dan sayur, serta mengonsumsi kurma sebagai dessert anda.

2. Diet rendah kalori

Mengurangi asupan kalori lebih rendah dibandingkan energi expenditure pasti akan mengurangi berat badan anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa menurunkan asupan kalori 600 kkal perhari sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Anda bisa mencoba mengurangi 600 kkal anda perhari, jika di konversi kedalam makanan sumber karbohidrat yang biasa kita makan mungkin sekitar 250  gr nasi, 40 gr/1 lbr roti ketika sarapan, dan mengurangi setengah sendok gula setiap kali minum teh atau kopi.

3. Diet rendah karbohidrat

Diet rendah karbohidrat adalah intake karbohidrat antara 30% hingga 40% atau sekitar 200 gr (AKG) setiap harinya selama fase penurunan berat badan berjalan. Namun diet ini tidak  harus anda lakukan terus menerus, melainkan secara berangsur dilakukan peningkatan karbohidrat. Diet rendah karbohidrat ini tidak mengatur intake protein dan lemak, dengan tujuan agar meskipun menjalankan diet rendah karbohidrat ini, anda tidak akan merasa kelaparan, selain itu efek mengenyangkan dari protein membantu control nafsu makan dan mendukung penurunan berat badan dalam 6 bulan.

4. Pengganti makan utama

Pendekatan ini dapat dilakukan dalam upaya anda menurunkan berat badan, dimana anda mengganti satu atau dua waktu makan anda dengan produk-produk makanan yang tinggi serat dan difortifikasi dengan vitamin dan mineral. Dengan begitu asupan energi anda akan berkurang, sedangkan anda dapat tetap merasa kenyang dan terutama tetap dapat menikmati santapan makanan yang lezat. Metode ini tidak merekomendasikan anda untuk mengganti semua waktu makan utama anda dengan makanan pengganti, tetap saja anda harus makan makanan sumber karbohidrat lemak dan protein setidaknya 1 atau 2 porsi dalam sehari.

5. Diet sangat rendah kalori

Diet ini bisa jadi dianjurkan kepada anda yang memang sangat –sangat gemuk. Pada diet ini anda dianjurkan untuk mengurangi kalori 450 kkal-800 kkal perhari dan tidak boleh lebih. Selain itu anda diharuskan mengkonsumsi tinggi protein (70-100 gr/hari), 2 liter air, dan suplementasi vitamin dan mineral. Tujuannya adalah untuk memelihara tubuh anda ketika anda tidak mendapatkan asupan kalori yang biasanya anda makan, membuat otot lebih bertenaga. Dari sebuah penelitian bahwa metode diet ini berhasil menurunkan 5-26 kg dalam 6 bulan.

6. Diet rendah lemak

Diet rendah lemak mendukung anda dalam menurunkan berat badan dan resiko penyakit kardiovaskuler. Lemak merupakan nutrient yang padat energi dibandingkan makronutrien lainnya oleh karena itu mengurangi asupan lemak dalam diet yang dilakukan secara sukses dapat menurunkan total kalori yang diperoleh.