Rahasia Cara Menurunkan Berat Badan Pada Lansia

Cara menurunkan berat badan pada lansia (1)Masalah berat badan merupakan masalah yang dapat dialami siapa saja, terutama pada lansia. Menurunkan berat badan pada lansia merupakan hal yang sangat sulit. Tetapi ada saja lansia yang masih ingin mendapatkan tubuh indah, sewaktu mereka masih muda dulu. Tapi apakah ada yang tahu bagaimana cara menurunkan berat badan pada lansia? Kita simak berikut ini.

 

Pada usia yang sudah tidak lagi muda ini, sangat sulit sekali jika ingin melakukan penurunan pada berat badannya. Karena metabolismenya sudah mulai melemah dan ada masalah pada kesehatan fisiknya, seperti masalah persendian dan pada tulangnya. Yang pasti dapat mengganggu dalam kegiatan sehari-harinya.

Berikut ini merupakan cara penurunan berat badan pada usia yang sudah lanjut:

  • Penurunan berat badan dapat dilakukan dengan pembatasan asupan kalori yang dimakan. Dengan mengurangi kalori yang tinggi tetapi tetap harus memakan makanan yang bernutrisi seperti mineral dan vitamin.
  • Mengonsumsi protein. Dalam mengonsumsi protein harus disesuaikan dengan jumlah berat badan. Misaknya jika anda memiliki berat badan sebesar 80 kg berarti anda harus memakan proteinnya sebanyak 80 gram protein setiap harinya. Contoh makanannya seperti ikan, daging sapi atau daging ayam yang tanpa lemak.
  • Memperbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D dan kalsium. Makanan yang mengandung ini sangat bagus untuk dijadikan nutrisi bagi yang sudah usia lanjut.
  • Mengurangi suplemen. Bagi anda yang sudah  lanjut usia sebaiknya tidak usah mengomsumsi lagi suplemen-supleman makanan. Agar zat besi yang terdapat disuplemen tersebut tidak menambah zat besi yang ada didalam tubuh.
  • Mengonsumsi banyak serat. Hal ini dilakukan agar tidak terjadinya permasalahan akan pencernaan pada usia yang sudah lanjut, ketika sedang melakukan penurunan berat badannya.
  • Melakukan olahraga cardiovaskular. Olahraga ini dapat membakar kalori secara langsung dan meningkatkan metabolisme didalam tubuh. Contohnya bersepeda, jalan kaki ataupun jongging. Boleh dilakukan jika anda tidak memiliki persediang terhadap lututnya. Tetapi jika anda memilki sendi pada lutut, sebaiknya meminta saran terlebih dahulu kepada dokter. Agar tidak terjadinya cidera yang kita tidak inginkan.