Cara diet cepat dalam waktu 4 hari dengan diet grapefruit

 cara diet cepat dalam waktu 4 hariDalam setiap kehidupan, baik perempuan maupun pria. Pasti ada moment moment dimana seseorang itu mengalami kenaikan berat badan dan menjadi gemuk. Hal itu biasanya dipengaruhi oleh faktor dan kondisi psikologis seseorang. Namun hal itu tidak terjadi pada semua orang. Jika hal itu terjadi, maka sebagian orang pasti ingin melakukan diet dengan cara yang instan namun tetap aman bagi tubuh. Nah berikut ini adalah ulasan seputar cara diet cepat dalam waktu 4 hari. Yuk simak ulasannya!

cara diet cepat dalam waktu 4 hari

Karena pengaruh aktivitas yang padat dan jadwal harian yang tidak selalu sama, membuat sejumlah perempuan melakukan diet yang dapat menurunkan berat badan secara instan. Salah satu diet yang instan adalah Diet Grapefruit. Namun tidak seperti diet menggunakan obat obatan, diet ini masuk ke dalam diet yang aman meskipun beberpaa menimbulkan pro kontra.

Kontroversi itu sendiri disebabkan oleh diet yang hanya membolehkan pelaku diet untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan saja.Grape fruit itu sendiri mungkin masih ada orang yang belum mengetahui teorinya. Berikut adalah pengertian dari grapefruit.

Pengertian GrapeFruit

Grapefruit adalah buah yang masuk ke dalam salah satu jenis buah jeruk, mirip seperti jeruk bali, namun ukurannya lebih kecil. Warna kulitnya oranye terang dan rasanya asam. Grapefruit kaya akan vitamin C, potasium, magnesium, dan antioksidan. Keunggulan buah ini adalah mengandung suatu enzim yang dapat membakar lemak.

Cara Diet Grapefruit

Menurut studi penelitian di Jepang mengungkapkan bahwa diet ini mengonsumsi setengah atau minum 8 ons jus grapefruit tiap kali makan. Dengan begitu kandungandi dalam grapefruit bisa menghambat enzim yang terlibat dalam penyimpanan lemak dan karbohidrat serta mempercepat pembakaran lemak.

Makanan apa yang disarankan dikonsumsi dalam diet grapefruit?

Grapefruit Diet termasuk dalam golongan diet rendah karbohidrat. Jadi selama melakukan program diet ini kamu disarankan untuk membatasi asupan karbohidrat yang berasal dari nasi. Dan menggantinya dengan jenis karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal. Kamu juga  harus meningkatkan konsumsi daging, telur, dan makanan yang mengandung banyak protein dan serat.